PEMAHAMAN TENTANG ORGANISASI : POLITIK , MASSA DAN EKONOMI/SOSIAL KEMASYARAKATAN



ARTI ORGANISASI
Organisasi adalah wadah sekelompok  orang yang mempunyai latar belakang, dan tujuan yang sama berhimpun menyatukan diri dan menjadikan kekuatan secara ber-sama2 mewujudkan cita-cita bersama .
Organisasi dijadikan alat perjuangan dalam membela kepentingan.
Organisasi yang solid dengan program yang tepat, terukur dan dengan pimpinan yang tepat, merupakan persyaratan utama bagi keberhasilan meraih cita-cita tersebut .

BENTUK-BENTUK ORGANISASI
Ada 3(tiga) kelompok besar di masyarakat diluar organisasi formal kepemerintahan dan diatur oleh Undang_Undang :
1. Organisasi Politik atau Partai
2. Organisasi Massa
3. Organisasi Ekonomi/Sosial Kemasyarakatan
Ketiga organisasi tersebut berbeda cara, arah dan tujuan dalam kegiatan dan perjuangannya
AD 1) Organisasi Politik atau Partai
          Partai sebagai organisasi Politik disebut Partai Politik, sebagai alat perjuangan dengan membangun sistim dimasyarakat sebagai kekuatan untuk menguasai kekuasaan guna memimpin dan mengatur/menata  Negara menjadi lebih baik demi kepentingan bangsa yang dipimpin .
Partai mewakili satu ideolgi(kepentingan dan pandangan atau landasan perjuangan) bagi golongannya dalam masyarakat dan merupakan pimpinan tertinggi dari massa golongannya yang menyebar disemua sektor kehidupan dan kepentingan. Beberapa Partai Politik yang berkembang masa lalu dan masa kini, kita ambil contoh. seperti :
a. Partai Politik dengan Ideologi Nasionalis Marhaenis
    Ciri perjuangannya adalah keberpihakan kepada rakyat kecil dan memperjuangkan aspirasi elemen-elemen yang ada di masyarakat, seperti kelompok buruh, tani, nelayan para pendidik dan petugas pelayanan masyarakat agar mendapatkan kehidupan yang layak, sejahtera adil dan mempunyai kesempatan seluas-luasnya guna mendapatkan kehidupan yang lebih baik
b. Partai Politik dengan ideolgi Borjuis
    Ciri perjuangannya adalah mewakili golongan Kapitalis yang selalu mengatas namakan demi kepentingan rakyat kecil atau wong cilik, membangun ekonomi kerakyatan, membela kaum buruh, tani dan nelayan, dan kenyataannnya memperjuangkan kepentingan Kapitalis.
AD 2) ORGANISASI MASSA
Organisasi Massa berbeda dengan Organisasi Partai Politik.
Organisasi Massa bertujuan dan berperan sebagai alat perjuangan untuk mencapai tujuan dan kepentingan massa / anggota nya agar didengar dan ditanggapi oleh penguasa.  Terutama yang menyangkut tatanan kehidupan  yang dirasakan tidak layak. Wadah tersebut dijadikan alat sosial kontrol  terhadap kebijakan – kebijakan Penguasa yang tidak berpihak terhadap kelompok-kelompok masyarakat yang ada seperti buruh, tani, nelayan, pengajar dst-nya .
Dalam perjalanan waktu dimana perjuangan Organisasi Massa ini adakalanya didengar dan adakalanya tidak  menjadi perhatian, sehingga bisa saja kekuatan massa ini yang telah terorganisir dan solid akan berobah menjadi Organisasi Partai Politik.
Sangat mendasar setelah suara mereka tidak lagi didengar dan diperjuangkan, dimana Partai Poltik yang tadinya dijadikan harapan ternyata bukan lagi Partai yang memperjuangkan aspirasi mereka, maka organisasi massa tersebut mengdeklarasikan dirinya menjadi Partai Poltik.
AD 3) ORGANISASI EKONOMI/SOSIAL KEMASYARAKATAN
          Organisasi Sosial Kemasyarakatan  lebih kearah pelayanan  terhadap masyarakat yang secara bersama-sama mempunyai kebutuhan dan kepedulian demi kepentingan lingkungan, kelompok atau senasib dan sepenanggungan berhimpun dan peduli bersama-sama mengatasi permasalahan dan mencari jalan keluar tanpa terkontaminasi dengan permasalahan politik , contohnya membentuk koperasi, Yayasan dll  
KESIMPULAN PENULIS
Siklus organisasi tersebut akan tumbuh dan berkembang di alam demokratis sebagai jembatan menyalurkan aspirasi sesuai dengan yang termaktub pada PANCASILA dan UNDANG-UNDANG DASAR 1945 Bangsa dan Negara Kesatuan Rebublik Indonesia. Tinggal lagi bagaimana men-sinergikan semua komunitas ini, menjadikan kekuatan untuk kepentingan dan kemasalatan Bangsa dan Negara untuk semua golongan, suku dan budaya,
Perjalanan bangsa kita masih panjang ”for a fighting nation there is no journey’s end ”, perjalanan satu rakyat yang berjuang, tak pernah berhenti.  (Amanat Presiden Sukarno 17 Agustus 1954 di Jakarta -“Berirama dengan kodrat”)
(Arsip - LPAB)
 

Tidak ada komentar: