“ API DIDADA RAKYAT”





Mengingatkan kembali ,16 Oktober, hari penting di Indonesia, sebagai hari parlemen Indonesia. Hari yang menandai pentingnya sebuah lembaga perwakilan yang menampung “ sebagian besar” aspirasi masyarakatnya.?
Sudah saatnya melakukan perobahan;
 “sistim demokrasi di Indonesia harus sesuai dengan kepribadian bangsa Indonesia , yaitu demokrasi pancasila”
Piagam Jakarta tertanggal 22 Juni 1945 menjiwai Undang-Undang Dasar 1945 dan adalah merupakan suatu rangkaian kesatuan sesuai dengan Konstitusi

Arti dan Makna Khusus Alenia Keempat pada  Pembukaan UUD 1945
 “Suatu pemerintahan negara Indonesia yang melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia dan untuk memajukan kesejahteraan umum, mencerdaskan kehidupan bangsa “
“ Negara Republik Indonesia yang berkedaulatan rakyat dengan berdasar kepada Ketuhanan Yang Maha Esa, Kemanusiaan yang adil dan beradab, persatuaan Indonesia, dan kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan/perwakilan, serta dengan mewujudkan suatu keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia”
Suatu hal yang sangat mendasar dan pentingnya meninjau kembali amandemen UUD 1945 (hasil amandemen 2002 tetap memuat 37 pasal akan tetapi dibagi menjadi 26 Bab, 3 pasal aturan peralihan dan 2 pasal aturan tambahan ) agar betul-betul adanya system kekuasaan dengan “check and balance”  adalah suatu keharusan, yang akan mengantarkan bangsa Indonesia kearah tahapan baru melakukan penataan terhadap ketatanegaraan.

KAUKUS 66

Tidak ada komentar: