REFLEKSI PROSES DEMOKRASI LIMATAHUNAN (2014-2019)



Marilah kita kembali sejenak mengamati perjalanan “Pesta Demokrasi” di bumi tanah air kita yang tercinta Indonesia dimulai dari April sampai dengan Juli 2014, telah terlaksana dengan baik dan menunjukan kedewasaan masyarakat Indonesia ber- demokrasi , walaupun disana sini masih ada saja yang belum sempurna, “harus dimaklumi”, ini tentunya akan menjadi bahan masukan pada PEMILU 2019 mendatang.

Partai-Partai peserta PEMILU 2014 dilakukan  verifikasi faktual ini ditetapkan pada tanggal 8 Januari 2013, dimana KPU mengumumkan 10 partai sebagai peserta Pemilu 2014. Dalam perkembangan berikutnya, keputusan KPU tersebut digugat oleh beberapa partai politik yang tidak lolos verifikasi ke Pengadilan Tata Usaha Negara, namun hanya ada dua partai yang dikabulkan gugatannya oleh PTUN, maka KPU mengabulkan putusan PTUN tersebut dan menetapkan 12  partai menjadi peserta Pemilihan Umum Legislatif  2014
Pemilihan Umum Anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR), Dewan Perwakilan Daerah(DPD), dan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPR D) 2014,  disingkat Pemilu Legislatif 2014 serentak diselenggarakan pada 9 April 2014 untuk memilih 560 anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR), 132 anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD), serta anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD Provinsi maupun DPRD Kabupaten/Kota) se-Indonesia untuk periode 2014-2019.
1. PILEG
    Dari 12 Partai yang ikut Pemilihan umum 2014 , hanya 10 Partai memenuhi UU yang untuk
    duduk di DPR RI, yaitu : Partai NASDEM, PKB, PKS, PDI Perjuangan, Partai GOLKAR, Partai
    GERINDRA, Partai DEMOKRAT, PPP, PAN dan Partai HANURA

    Perolehan kursi di DPR RI
 Sesuai dengan undang-undang nomor 8 tahun 2012 tentang Pemilu anggota DPR RI, dengan syarat
    partai politik minimum yang mendapatkan  suara 3.5% ( Parliamentary Threshold.) atau lebih,
    berikut  adalah partai-partai yang berhasil : 

      - NASDEM                    35 KURSI


      - PKB                             47 KURSI



      - PKS                             40 KURSI



      - PDI PERJUANGAN  109 KURSI



      - Partai GOLKAR          91 KURSI



      - Partai GERINDRA      73 KURSI



      - Partai DEMOKRAT    61 KURSI



      - PPP                              39 KURSI



      - PAN                             49 KURSI


      - Partai HANURA         16 KURSI





2.PILPRES



UNDANG-UNDANG NOMOR 42 TAHUN 2008 TENTANG PEMILIHAN UMUM PRESIDEN DAN WAKIL PRESIDEN, diatur pada BAB III , sebagai berikut :



Pasal 8
 Calon Presiden dan calon Wakil Presiden diusulkan dalam 1 (satu) pasangan oleh Partai Politik atau Gabungan Partai Politik.
Pasal 9
Pasangan Calon diusulkan oleh Partai Politik atau Gabungan Partai Politik peserta pemilu yang memenuhi persyaratan perolehan kursi paling sedikit 20% (dua puluh persen) dari jumlah kursi Dewan Perwakilan Rakyat RI atau memperoleh 25% (dua puluh lima persen) dari suara sah nasional dalam Pemilu anggota Dewan Perwakilan Rakyat
Dari ketentuan tersebut diatas,  muncul lah 2(dua) pasangan Bakal Calon CAPRES/CAWAPRES , masing-masing adalah :
1. Prabowo Subianto / Hatta Rajasa
     GERINDRA, PAN, PKS, PPP, GOLKAR dan DEMOKRAT (63.04%)
2. Joko Widodo / Jusuf Kalla
     PDI Perjuangan, Partai NASDEM , PKB dan Partai HANURA ( 36.96%)

Rakyat telah memilih dengan memberikan hak suaranya(konstitusi) sesuai dengan pilihan masing-masing. Pengumuman hasil rekapitulasi oleh KPU pada tanggal 22 Juli 2014 adalah sebagai berikut:
Rekapitulasi hasil penghitungan suara dan hasil pemilihan umum presiden dan wakil presiden  pada 33 Provinsi dan 130 Panitia Perwakilan Pemilihan Luar Negeri.
Prabowo Subianto dan Hatta Rajasa sebanyak 62.576.444 atau sebanyak 46.58 persen dari suara sah nasional.
Joko Widodo dan Jusuf Kalla sebanyak 70.997.833 suara atau sebanyak 53.15 persen dari suara sah nasional

Untuk data  pemilih tetap(DPT) PILPRES 2014 adalah  197 juta
Hak pilih yang digunakan adalah  133.574.277 pemilih
Suara  yang tidak sah                      1.379.690 suara.
 Total suara sah dan tidak sah     134.953.967.
Mari kita awasi perjalanannya sesuai dengan “VISI DAN MISI”, yaitu terutama tentang :
 1.Pembangunan Demokrasi, Pemerintahan yang Bersih dan Kepastian Hukum;
 2.Pembangunan Ekonomi dan Kesejahteraan Sosial;
3.Politik Internasional dan Ketahanan Nasional;
4.Pengembangan Sumber Daya Manusia ,  Ilmu Pengetahuan dan Teknologi;
5. Pangan, Energi dan Lingkungan Hidup

KAUKUS 66

Tidak ada komentar: